PEMBAGIAN WILAYAH SUARA MANUSIA

Posted: 16 Agustus 2012 in Tak Berkategori

Pembagian Wilayah Nada Suara Manusia

Gak ada pembukaan, gak ada sekapur sirih, langsung aja qta sikat!

Pada mulanya pembagian wilayah vokal manusia hanyalah ditujukan untuk seni paduan suara di Eropa. Namun sekarang, hal itu telah dijadikan patokan tipe vokal seorang penyanyi. Misalnya Krisdayanti (KD)dalam lagu-lagunya tercatat sementara memiliki nada terendah Eb3 (Cinta ft Melly Goeslaw) dan tercatat pula memiliki nada tertinggi E5 (lupa judul lagunya) dalam suara asli. Hal itu berarti wilayah KD berada di sekitar wilayah alto yaitu sekitar E3-F5. Jadi Krisdayanti memiliki tipe suara Alto.

Setiap wilayah memiliki jangkauan sekitar 2 oktaf, ini adalah standar rata-rata jangkauan suara asli manusia. Tentunya tidak mutlak karena setiap manusia memiliki jangkauan suara yang berbeda-beda. Ada yang hanya menjangkau 1,5 oktaf hingga ada yang memiliki jangkauan 3 oktaf. Namun biasanya lebih dari itu, suara penyanyi sering terbantu dengan register lain secara tidak sadar. Misalnya untuk nada rendah terbantu vocal fry, dan di nada tinggi terbantu mixed voice.

Berikut adalah pembagian wilayah manusia, tiap wilayah satu dengan wilayah lainnya terpaut sekitar 2 nada:

1.   Contrabass

Memiliki wilayah sekitar C2/C#2 hingga C4/C#4. Contohnya penyanyi papan atas Trindel Wong Elek yang memiliki modal register sekitar  C2-C4 saja.

2.   Bass

Memiliki wilayah sekitar E2/F2 dan tertinggi E4/F4. Misalnya Ikhsan “Idol”.

3.   Bariton

Memiliki wilayah sekitar G#2/A2 hingga G#4/A4.

Kebanyakan wilayah contrabass, bass, & bariton dimiliki oleh pria dan jarang untuk wanita meskipun Mariah Carey, Georgia Brown, Chaka Khan, & Whitney Houston dapat mencapai nada rendah A2. Di Indonesia 70% vokalis pria suaranya berada di wilayah ini, tidak perlu aku sebutkan satu persatu karena jumlahnya terlalu banyak.

4.   Tenor/Contralto

Memiliki wilayah sekitar C3/C#3 hingga C5/C#5. Wilayah ini sering dimasukkan ke dalam wilayah tinggi pria. Untuk pria wilayah ini disebut tenor, sedangkan untuk wanita disebut contralto. Wilayah inilah yang kebanyakan dipilih oleh produser/musisi & ajang pencarian bakat di Indonesia baik untuk penyanyi pria maupun penyanyi wanita. Misalnya Judika, Afghan, Once, Kikan, Memes, Laudya C Bella, Shella Marcia, Dewiq, Ipank, Anang & Ashanty, Tantri  dll. Sehingga tinggi rendahnya suara wanita menjadi sejajar. Emansipasi gitu lowh!

5.   Alto /Countertenor

Memiliki wilayah sekitar E3/F3 hingga E5/F5. Untuk wanita wilayah ini disebut alto, sedangkan untuk pria disebut countertenor. Alto itu sendiri berarti tinggi. Ya, memang tinggi buat kaum adam. Namun untuk kaum hawa sering termasuk dalam wilayah rendah wanita. Wilayah inilah yang kebanyakan dipilih oleh produser/musisi  di Indonesia/Malaysia untuk penyanyi wanita. Misalnya KD, Titi Dj, Syahrini, Rossa, Ute, BCL, Nike Ardilla, Poppy Mercury, Inka Christie, Siti Nurhaliza, Ella, dll. Sedangkan untuk yang bersuara Mezzosopran/Sopran lebih jarang dipilih.

6.   Mezzosopran

Memiliki wilayah sekitar G#3/A3 hingga G#5/A5. Wilayah ini hanya dimiliki oleh wanita (murni suara asli bukan mixed voice). Penyanyi yang sering bernyanyi di wilayah ini diantaranya Yelse, Vina, Rita Butar Butar, Jaclyn Victor, Agnes Monica dan Ziana Zain.

7.   Sopran

Memiliki wilayah sekitar C4/C#4 hingga C6/C#6. Sopran berarti supra/super, artinya diatas. Bahkan wilayah ini terlalu tinggi untuk falsetto pria dalam musik opera/paduan suara. Setahu aku di Indonesia penyanyi yang mencapai wilayah ini dengan suara asli/chest voice adalah Soimah Pancawati. Sedangkan untuk Gita Gutawa memang sering bernyanyi di wilayah ini namun ia menggunakan head voice di nada tingginya.

8.   Sopraneno/sopracuta (dari suatu sumber)

Memiliki wilayah sekitar E4/F4 hingga E6/F6. Ada yang menyebutnya dengan Sopracuta. Aku gak tau istilah pastinya itu apa, namun yang pasti wilayah ini berada di atas sopran. Penyanyi yang mencapai wilayah ini adalah Tarja Turunen yang menurut sumber tertentu suara aslinya mencapai nada tertinggi E6/F6. Mado Robin & Erna Sack? Mbuh ah ra ngerti……

 

 

Gambar di atas adalah tuts piano, memiliki jangkauan 7 oktaf + 2 nada (7.2 oktaf) tujuh titik dua oktaf. Pojok kiri adalah nada A0 yang merupakan nada terendah dan pojok kanan adalah nada C8 yang merupakan nada tertinggi di piano. ngomong2 gambarnya koq kabur gitu ya…

Pembagian wilayah di atas tidaklah mutlak karena beberapa ahli vokal menggolongkan penyanyi berdasarkan nada yang sering digunakan dalam bernyanyi. Misalnya Gita Gutawa dan Putri Ayu Silaen disebut  sebagai sopranist karena sering menyanyikan lagu-lagu di nada sopran meskipun nada soprannya menggunakan head voice.

Oke, itu saja pembahasan kali ini. Semoga bermanfaat. Silakan boleh protes/kritik/saran dll.

Jika ada kesalahan dalam penulisan nama/istilah/kosakata, mohon diralat. Terima kasih.

Komentar
  1. 4nachthorn mengatakan:

    Siti Nurhaliza itu Mezzo Soprano. Suaranya ringan dan bright meski ga se-bright sopran. Tapi jelas ga tebal dan dark kaya Alto.

  2. husen mengatakan:

    bagi trik vokal dong🙂

    hehe,ternyata soimah hebat ya🙂

  3. frie mengatakan:

    gan coba cek di youtube ketik ‘pellek 4 octave’ itu suaranya masih chest voice atau udah masuk ke register lain?

  4. Angelica Marta mengatakan:

    Aku pengin kasih komentar tentang tulisan ini.
    Yang aku tahu, Basso Profondo itu bukan jenis suara sendiri, melainkan salah satu kategori suara Bass. Sopranino juga, itu adalah salah satu jenis suara sopran. Saya sendiri belum pernah mendengar penyebutan Sopranino untuk suara manusia, tetapi untuk instrument musik nonvokal kata sopranino memang banyak dipakai untuk instrument yang range-nya di atas sopran.
    Nah, untuk Alto dan Contralto, ini agak panjang penjelasannya. Istilah Alto sendiri pada dasarnya bukan digunakan untuk menyebut jenis suara wanita, melainkan untuk menamai part/line dalam aransemen paduan suara. Sesuai arti namanya, Alto memang suara yang tinggi bagi kaum pria (sekalipun part superius/sopran masih lebih tinggi lagi). Zaman dulu, part Alto dinyanyikan oleh para Countertenor, sedangkan part sopran/superius dinyanyikan Treble/Boy Soprano. Ketika penyanyi Countertenor mulai sulit ditemukan dan wanita mulai diperbolehkan menyanyi di gereja, wanita mulai mengambil alih part Alto karena ternyata cukup banyak wanita yang range-nya memadai. Tetapi di sini terjadi efek yang berlawanan; suara pria di range alto terdengar tinggi dan cemerlang, sedangkan suara wanita terdengar rendah dan agak gelap. Nama Alto menjadi tidak begitu sesuai. Karena itu untuk lebih mendeskripsikan gender dan karakter suara, ditambahkan kata Contra sehingga menjadi Contralto. Jadi dengan demikian, kalau Alto saja, bisa cewek atau cowok, kalau Contralto pasti cewek, kalau Countertenor berarti cowok. Namun pada perkembangannya, karena Countertenor yang asli sudang sangat jarang, dan demi efisiensi, kata Alto secara salah kaprah dipakai untuk menamai range cewek yang bersuara rendah.
    Oh iya, pembagian jenis-jenis suara seperti ini pada dasarnya digunakan untuk penyanyi klasik, bukan untuk penyanyi pop atau musik modern sejenisnya. Itu pun masing-masing jenis suara masih dipecah-pecah lagi berdasarkan detail karakterya masing-masing menjadi berbagai fach. Oleh karena itu, secara umum suara terendah pria adalah Bass, sedangkan suara tertinggi wanita adalah Sopran. Jika diklasifikasikan lebih detail lagi berdasarkan fach, maka akan menjadi Basso Profondo dan Coloratura Soprano. Klasifikasi fach seperti ini sampai sekarang masih murni dipakai untuk penyanyi klasik karena setiap fach sudah memiliki kriteria sendiri-sendiri yang memang fokus ke warna suara penyanyi klasik, dan biasanya juga berkaitan dengan perwatakan peran-peran tertentu di opera. Di lain pihak, klasifikasi suara secara umum hanya meminjam istilah Sopran, Mezzo Sopran, Alto, Tenor, Bariton, dan Bas untuk penggambaran secara kasar suara penyanyi era modern.

    • Angelica Marta mengatakan:

      Yang aku maksud sebagai Basso Profondo di awal komentarku adalah yang kamu sebut sebagai Contrabass. Aku sendiri belum pernah mendengar kata ‘Contrabass’ sebagai penyebutan jenis suara manusia selain di blog ini. Itu pun di blog ini tidak diberikan contoh penyanyi ‘mature’-nya. Tetapi karena di tulisan ini dideskripsikan lebih rendah dari bas pada umumnya, jadi saya analogikan sebagai Basso Profondo.

    • blazzramoncherr mengatakan:

      makasih ya buat masukannya🙂

  5. Imah mengatakan:

    Makasih banyak yach infox tapi q mau nanya Ka’,, kenapa sih seorang arranger harus menguasai ilmu harmoni??? Plis ka jawab skrng

  6. fandy nugraha mengatakan:

    nah lo… kalo cowok bisa nyampe nada C2 sampe A5 pake suara asli masuk tipe suara yang mana…
    terus aku pernah denger jenis suara light lyric soprano, lyric tenor,dll itu maksudnya apa???

  7. Erick mengatakan:

    law aq biasa nyanyi bisa di G1 A1 D1 E1 B1 /2) DAN Bisa sampe maksa ches mpe tembus c7 dan c#7 itu knp ya terkadang aq bisa ngomong atau teriak saat emosi dengan kendali saat emosi sedih bisa mencapai nada c6 dengan sangat mudah dengan resonasi hz ya stabil untuk mengeluar kan f6 atau lebih tapi yang saya tau waktu makai sofwear keyboard mini bisa sampai c7 dan c#7

  8. Yoga mengatakan:

    Bukannya lebh rendah bariton dari pada bass

    • sari mengatakan:

      lebih rendah bass…bariton itu range suara antara bass dan tenor… nah tergantung dia lebih cenderung kemana, ke bass atau ke tenor…

  9. aaa mengatakan:

    sama bisa nyanyi dari A2 sampe A4 tanpa falsetto. tapi sampe E5 klo untuk di tambah dgn falset atau headvoice. itu masuk katgori mana ya ?

  10. key mengatakan:

    gan. kalau lagu untuk anak2 yg jangkauan 5 nada.
    itu maksudnya nada apa-apa saja ya gan?

  11. KimSovy0 mengatakan:

    Suaranya kezia chibi berapa oktaf gan ? Kata fansnya 4 oktaf karena dia pernah cover lagunya judika bukan dia tapi aku. Ane gk percaya gan massa suaranya agnes kalah. Tapi lebih pastinya tolong hitung yah gan.

  12. febii mengatakan:

    ternyata suara penyanyi wanita indonesia banyak yg punga suara alto
    Dan jadi bangga termasuk kedalamnya karna suara aku Alto dan range.y 2.5 oktaf🙂

  13. Amrissalam Abdoe mengatakan:

    Pernah ada yag lihat greg pitchard, dia salah satu peserta BGT yang bisa sampe menembus semifinal (CMIIW) dan dia bilang klo jenis suara dia adalah male soprano sementara menurut ane dia itu falsettist menurut ente bijimana gan, videonya bisa di lihat di youtube, coba liiat dehh

  14. maslanaganteng mengatakan:

    hehehe…

    maaf.. KD itu jelas Light Lyric Soprano bukan Alto ..

    dan penggolongan suara itu bukan berdasarkan jangkauan nada yg bisa dicapai, tapi dari suara nya (mengklasifikasikan lewat mendengarkan suara seseorang secara langsung).. karena banyak sekali contoh soprano yg kesulitan relax di nada C#5/D5 keatas.. dan cukup banyak juga mezzo yg mampu meresonansi suaranya di jangkauan Eb5 ~ F#5.

    mohon dipertimbangkan.. thanks.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s